2 Langkah Memulai Usaha Jastip

admin   February 25, 2018   Comments Off on 2 Langkah Memulai Usaha Jastip

Kamu pernah mendengar kata jastip? Belum? Kalau jasa titip? Kepanjangan dari jastip adalah jasa titip. Maksudnya adalah pelayanan titip belanja yang biasanya dikelola secara personal. Jastip ini memiliki keunggulan yaitu kamu tidak membutuhkan modal yang besar. Kamu bisa mengawali usaha ini dengan low budget. Memulai bisnis ini adalah salah satu pilihan yang memikat.  Yang perlu kamu lakukan hanya membelikan barang yang dititipkan oleh pelanggan dan kamu akan mendapatkan bayaran sebagai imbalannya.

Membangun Usaha Jasa Titip Dengan Modal Minim.

Fenomena jasa titip ini terjadi karena perkembangan sosial media yang semakin tinggi. Biasanya barang yang menjadi komoditi jastip adalah make up, fashion, toys hingga skincare. Kamu hanya perlu memotret produk yang akan kamu jual sebelum diunggah ke sosmed. Untuk kamu yang ingin membuka usaha jastip, ada beberapa langkah yang bisa kamu pahami terlebih dahulu:

  1. Melakukan observasi

Lakukan pengamatan untuk menentukan dengan pasti siapa yang akan kamu jadikan target. Kalau sudah, kunjungi beberapa tempat shopping untuk mengamati barang yang kira-kira menarik untuk dijual. Kamu juga harus paham tentang pusat perbelanjaan yang sering mengadakan sale.

  1. Promosi

Kamu harus rajin mengunggah foto produk yang akan dijual. Berikan keterangan yang detail di setiap produk. Nanti calon pembeli bisa menanyakan lebih jauh untuk pemesanan produk. Promosi ini sangat penting dilakukan untuk kelancaran usaha. Untuk saran promosi, kamu bisa memanfaatkan Instagram dan memaksimalkan pemanfaatan hastag.

Bagaimana? Apakah kamu berminat untuk menjajal bisnis itu? Menggeluti bisnis jastip bisa membuat kamu penuh pengalaman dan penuh petualangan yang akan membuat hidupmu semakin berwarna. Namun seperti halnya usaha lain,  bisnis ini akan menguras tenaga dan pikiranmu. Yakinkan pada dirimu sendiri, apakah kamu cocok bergelut di bidang ini? Apakah kamu cukup sabar menjelajah tempat demi tempat untuk mendapatkan barang yang dijastipkan? Apakah kamu cukup berlapang dada untuk menghadapi berbagai macam karakter calon pembelimu? Apakah tenagamu cukup besar untuk membelikan barang dalam jumlah besar? Kalau sudah yakin, mulailah berbelanja…!

Related posts: